Sensasi Spa di Rumah Edisi Ibu Hamil

12:40 AM

Assalamualaikum,

Ceritanya memang tidak sengaja hiatus menulis, banyak ide, sudah ngumpulin foto tetapi kok eksekusinya berat banget ya…huffft. Kalau Bapaknya sih bilang pasti bawaan bayi, maunya leyeh-leyeh saja, hehehehe.

Halo Cah Ayu, lama ya tidak menyapa, bagaimana kabarnya?

Salam Merdeka ya, tiba-tiba bulan Agustus saja, sudah bulan ke delapan begini bau-bau akhir tahun semakin dekat. Seperti yang saya tulis di awal tadi, hawanya tuh lagi malas menulis, tapi kegiatan cantik-cantiknya tetep ya. Sekarang saya sedang hamil dan memasuki trimester ke tiga, bawaannya gelisah memikirkan lahiran nanti, padahal ini anak ke dua ya. Selama kehamilan ini memang ada beberapa hal yang saya alami, yang jelas beda sekali dengan anak pertama dulu. Mabuk di trimester awalnya lebih hebat dan saya mengalami gangguan kulit, tepatnya di kaki yang gatalnya itu lho Cah Ayu…aduuuuuh. Masuk trimester ketiga,  agak terkendali, mabuk sudah lewat begitu juga gangguan kulit. Untuk gangguan kulit,  saya mencoba memakai beberapa jenis perawatan baik sabun maupun bedak khusus, tetapi yang paling ampuh (entah kebetulan pas gangguannya berhenti atau bagaimana) adalah setelah saya mencoba produk-produk spa. Simak lebih lanjut ya cah ayu!
Spa series

Gangguan kulit dari awal kehamilan saya rasa sangat mengganggu, sudah konsul sih ke dokter tetapi jawab Beliau cuma hal biasa dan disarankan memakai bedak gatal saja. Kegelisahan akan posisi bayi yang sungsang juga membuat saya tambah galau, duh. Kemudian si Bapak menyarankan saya mulai renang lagi, biar rileks katanya, iya juga sih. Rutinitas renang akhirnya saya mulai kembali sejak hamil lima bulan dan memang membuat lebih rileks. Entah bawaan bayi atau bukan, saya memang lagi suka dengan yang baunya wangi-wangi dan kegiatan bersih-bersih, ada yang bilang sih mungkin anaknya cewek, amiiin. Inginnya sih spa atau lulur ke pusat spa begitu, tetapi apa daya waktu yang tidak memungkinkan. Saya teringat jaman masih single dulu suka sekali pakai produk-produk spa dari Bali, kali ini saya gunakan kembali, apa saja sih? Ini dia produk-produknya:

1.      Lulur Moksa dari Bali Alus

Lulur ini hampir sama dengan jenis lulur racikan lainnya, bedanya ada di aroma dan kemasannya yang cantik. Sebenarnya di Yogya sendiri juga banyak tersedia lulur racikan begini tetapi produk Bali Alus dengan brandingnya yang ciamik lebih menarik perhatian saya. Varian yang saya coba ini adalah coklat dan greentea, kelebihannya lulur sudah mengandung scrub dan ada ekstrak hazelnut di dalamnya. Lulur ini tersedia dalam kemasan 100 gram, kemasannya sendiri mengingatkan saya pada kemasan kopi bubuk koleksi nusantara. Untuk pemakaian, Cah Ayu tinggal menambahkan air atau minyak pijit ke dalamnya kemudian gosokkan lembut ke seluruh tubuh. Buat saya lulur ini bisa untuk dua kali pemakaian, tergantung kebutuhan sih.
 
BodyScrub MOKSA

2.      Garam Mandi dari Bali Alus

Keluhan saya akan gangguan kulit di kaki agak berkurang setelah saya menggunakan garam mandi. Saya mencoba varian lavender dari Bali Alus. Aroma lavendernya tajam sekali. Cukup gunakan 1 sendok makan ke dalam bak mandi yang berisi air hangat kemudian gunakan untuk mandi. Rasanya benar-benar segar, Cuma catatan untuk ibu hamil khusunya di semester akhir tidak boleh menggunakan garam ini sering-sering karena kandungan garamnya tinggi.

BathSalt BALI ALUS

3.      Bath Herbal Spices dari Bali Home Spa

Nah, setelah menggunakan garam mandi dan gangguan kulit berkurang, saya juga mengurangi penggunaannya. Berhubung si dedek bayi suka yang wangi-wangi akhirnya saya mencoba bath herb spices dari Bali Home Spa. Herbal ini dikemas layaknya teh celup, tinggal dimasukkan dalam bak mandi berisi air hangat. Aromanya cukup tajam, dan Cah ayu bisa menggunakannya sampai 2 atau 3 kali asal setelah menggunakan langsung dijemur. Sebenarnya kita bisa membuat sendiri ya untuk herbal mandi, serutan kayu secang, jahe, cengkeh juga daun kayu putih sebenarnya cukup untuk membuat badan segar, kalau bath herbal yang ini kan sudah praktis tinggal cemplung aja.

4.      Sabun Natural dari Bali Alus

Buat Cah ayu yang ingin mencoba mandi dengan sensasi aroma natural, cobain deh sabun naturalnya Bali Alus. Sabun ini beratnya 110 gram, mungkin tidak akan jauh berbeda bentuknya dengan sabun-sabun natural yang Cah ayu temui seperti sabun sereh atau sabun beras, yang membedakan adalah aroma naturalnya yang sangat tajam, pokoknya jadi betah deh usap-usap badan dengan sabun ini. Kebetulan saya mencoba yang lavender dan jasmine, suka sekali dengan wanginya.
Sabun Natural BALI ALUS

5.      Body Butter dari Bali Ratih

Di beberapa tulisan sebelumnya sudah pernah cerita kalau kulit saya sangat kering sehingga tidak cukup dengan lotion saja, untuk keseharian saya gunakan body butter. Kali ini saya coba body butter dari Bali Ratih varian strawberry, avocado dan lavender. Menurut saya teksturnya tidak seberat body butter lainnya, tetapi lebih berat dari cream. Saya suka aroma strawberrynya yang manis-manis gitu, avocado lebih ke aroma melati sedangkan yang lavender agak maskulin biasanya saya pakai berdua dengan suami, hehehehe. Aroma wanginya awet sekali, sehabis wudhu pun aromanya masih tertinggal. Sebenarnya ada varian body lotionnya juga, tergantung kebutuhan tepatnya untuk menggunakan lotion atau butter.

Body Butter BALI RATIH

6.      Body mist dari Bali Ratih.

Serial Bali Ratih ini juga menyediakan Body Mist dengan aroma senada dengan body scrub, body lotion dan body butternya. Saya gunakan Body Mist aroma avocado yang aromanya awet seharian. Kemasannya 60 ml nya sangat praktis dibawa-bawa memastikan kita wangi terus, hehehehe.

Body Mist Avocado BALI RATIH
Lagi suka yang wangi-wangi

Dari serangkaian produk yang saya gunakan tadi adalah produk dari Bali, mengapa Bali karena disana pusatnya spa dan yang jelas beda adalah kandungan minyak atsirinya (essential oil) yang membuat aroma produknya lebih kuat. Nah, lebih syahdu lagi kalau pas manja-manjain badan, kita bakar minyak atsiri, rasanya bakal rileks banget Cah Ayu.


Itu tadi serangkaian produk spa yang saya gunakan di rumah, lebih hemat waktu tepatnya, pun penggunaannya bisa suka-suka kita, hehehehe. Demikian cerita saya, semoga bermanfaat. Salam cantik.

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images